Berita Terkini

GELAR AUDIENSI BERSAMA KPU: KAPOLRES NYATAKAN SIAP KAWAL PEMILIHAN SERENTAK CIANJUR 2020

Kpu Cianjur melakukan audiensi bersama Kapolres Cianjur didampingi Kasat Intelkam Polres Cianjur dan Kabag Operasi Polres Cianjur di kantor Kepolisian Resort Cianjur. Kamis, (6/2/2020).             Kegiatan ini merupakan agenda KPU Cianjur dalam melakukan koordinasi terkait persiapan tahapan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur. Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah memaparkan bahwa dalam penyelenggaraan pemilihan serentak 2020, KPU Cianjur telah sampai pada tahap pencalonan jalur perseorangan dengan jumlah 4 orang bakal pasangan calon yang sudah mengambil password dan username untuk aplikasi silon.             “Tentunya ini harus dengan persiapan matang, salah satunya persiapan terkait keamanaan karena pendukung bapaslon akan turut hadir dalam kegiatan ini.” Kata dia             Menuturnya pula, dalam rangka mempersiapkan pelaksaan penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan pada tanggal 19 s.d 23 Februari mendatang. KPU akan melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait.             Kapolres Cianjur menyambut baik dan akan mendukung tahapan penyerahan syarat dukungan paslon perseorangan tersebut. Pihak kepolisian juga akan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan simulasi sitemap pengamanan dan penertiban lalu lintas guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.             “Kami pasti akan membantu. Semoga semua berjalan dengan lancar dan tertib,” tegas Juang             Dengan demikian, Kapolres siap mengawal keberjalanan tahapan tersebut agar berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.

LAKUKAN KSA, KPU PROVINSI JABAR KEMBALI PANTAU KESIAPAN KPU CIANJUR DALAM PILKADA 2020

Menjelang dimulainya pelaksanaan tahapan penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan, Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat, Divisi Teknis Penyelenggaraan Endun Abdul Haq kembali menyambangi KPU Cianjur dalam rangka pelaksanaan Rapat Koordinasi Supervisi dan Asistensi, Rabu (05/02/2020). Dalam pertemuan yang dilaksanakan di aula KPU Cianjur, Endun menyampaikan terkait hal-hal teknis yang perlu disiapkan oleh KPU Cianjur dalam rangka penerimaan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan. Adapun hal yang harus disiapkan di antaranya kesiapan internal yang meliputi kesiapan sumber daya manusia dan alat pendukung dalam kegiatan tersebut. Endun juga meminta agar dilakukannya bimbingan teknis kepada pegawai di lingkungan KPU Cianjur, melakukan komunikasi dengan bakal pasangan calon, pihak kepolisian sebagai tim bantuan pengamanan, dinas perhubungan, kejaksaan POL PP dan dinas-dinas terkait melalui rapat koordinasi juga melakukan simulasi mekanisme penyerahan dukungan bakal paslon. Hal tersebut diharapkan mampu meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pemilih ganda serta human eror. Selain itu, Endun juga menghimbau agar perlunya peningkatan keamanan di area lingkungan kantor KPU serta area penting lainnya. Menanggapi hal tersebut, Sekretariat KPU Cianjur, dalam hal ini diwakili oleh Plt Kasubag Umum menyatakan bahwa KPU Cianjur selain telah melakukan koordinasi dengan pihak berwajib juga akan melakukan peningkatan keamanaan internal melalui pemasangan kamera pemantau di area-area penting. “Kami akan memasang cctv di beberapa spot penting untuk keamanan.” Terangnya. Selanjutnya Endun berharap KPU Cianjur dapat melaksanakan seluruh tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilihan serentak ini dengan serius agar setiap proses pelaksanaan tahapan dapat berjalan dengan baik dan maksimal.

PILKADA CIANJUR 2020, LIMA BAKAL PASANGAN CALON JALUR PERSEORANGAN TELAH AMBIL SILON

KPU Cianjur menerima kedatangan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati cianjur yang mengambil username dan password Silon di Kantor KPU Cianjur, Selasa (04/02/2020), Bakal pasangan calon yakni Hadi Muhidin, SE sebagai bakal calon bupati dan Ir. Dedy Suryadi sebagai bakal calon wakil bupati mengutus Anbar Sujatnika sebagai tim operator Sistem Informasi Pencalonan (Silon) untuk mengambil username Silon yang turut serta disaksikan oleh Bawaslu Kabupaten Cianjur. Sejauh ini tercatat sebanyak lima bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan yang telah mengambil username dan password Silon yakni : Pasangan Muhammad Toha, S.Ag., M.Pdi dan Ade Sobari, S.Ap pada Kamis, 9 Januari 2020, Pasangan Dadan Supardan dan Irvan Helmi Khadafi pada Jumat, 10 Januari 2020, Pasangan Landjar Guntoro,SH dan Mira Yani Maryani pada Jumat, 17 Januari 2020, pasangan calon H. Dadeng Saepudin dan Tatan Sutisna pada Sabtu, 21 Januari 2020 dan Pasangan Hadi Muhidin, SE dan Ir. Dedy Suryadi sebagai pasangan calon yang terbaru mengambil username dan password Silon saat ini.  

BIRO LOGISTIK KPU RI KUNJUNGI KPU CIANJUR

Cianjur. Utusan Biro Logistik KPU RI, Fandu Dwiadma Oktavirawan dan I Nyoman Danan kunjungi KPU Cianjur dalam rangka Koordinasi, Supervisi dan Asistensi (KSA) untuk mempersiapkan pengadaan Pilkada Tahun 2020 dan mengantisipasi Pemilihan Setentak Tahun 2020. Kunjungan KPU RI tersebut diterima langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Selly Nurdinah berserta jajaran Kominsioner KPU Cianjur yaitu Hilman Divisi Hukum, Ridwan Abdullah Divisi Teknis Penyelenggaran, Rustiman Divisi SPPM, Anggy Shofia Divisi Perencanaan Data dan dan didampingi Sekretariat KPU Cianjur dalam hal ini diwakili oleh Plt. Kasubag Umum, Nursyamsi. KSA tersebut digelar di Ruang Rapat Komisioner KPU Cianjur, Senin (3/02/2020). Tujuan kunjungan ini membicarakan mengenai kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020, terkait dengan rencana e-katalog, Alat Peraga Kampanye (APK), Bahan Kampanye (BK) dan formulir. Hal ini harus diantisipasi dan dipersiapkan matang terkait pengadaan barang tersebut mengingat citra Lembaga dimata publik atau masyarakat terhadap kepercayaan dan kredibilitas KPU Cianjur sebagai pihak penyelenggara dipertaruhkan. Selain APK dan BK ada beberapa pengadaan perlengkapan pemungutan penghitungan suara yang sudah dikatalogkan pada pilkada dan pemilu sebelumnya, yaitu surat suara tinta, segel, hologram, dan item lainnya adapun rencana barang yang akan dimasukan pada e-katalog Pilkada 2020 sebanyak 14 item diantaranya surat suara, tinta, segel, hologram, kotak suara, bilik suara, sampul, formulir berhologram, formulir salinan, alat bantu tuna netra (template), DPC dan DCT, Pedoman PPK dan PPS, APK, serta Bahan Kampanye. Jika dibandingkan dengan kelengkapan e-katalog tahun sebelumnya terdapat perbedaan. Pada Pemilihan Tahun 2017 memuat sebanyak 4 item, Pemilihan Tahun 2018 sebanyak 7 item, dan Pemilu 2019 sebanyak 11 item. Rencana penggunaan e-katalog masih dalam tahap rancangan dan pertimbangan terkait konsekuensi atau dampak yang mungkin timbul dikemudian hari ketika diterapkan e-rekap pada Pilkada Serentak Tahun 2020. Tentunya e-katalog telah digunakan sejak Pemilu tahun 2017 dan memiliki keuntungan seperti, tidak ada lagi tender atau lelang, efisien, transparan karena dapat memilih produk sesuai dengan kualitas, merk, fungsi dan layanan yang diberikan, pengurangan biaya atau cost reduction. Selain itu apabila e-katalog diterapkan maka jenis formulir yang akan digunakan lebih sedikit dan lebih sederhana. Hal ini merupkan kebijakan KPU RI untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan dalam proses pengadaan barang dan jasa terutama yang berkaitan dengan logistik pemilu maupun pemilihan dan dimaksudkan sebagai upaya peningkatan kualitas logistik pada Pemilihan Serentak 2020. “ saya berharap efektifitas dan efisiensi pengelolaan logistik pada Pemilihan Serentak yang akan datang dapat terwujud, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku”ujar Fandu saat kunjungan tersebut. Dalam KSA tersebut terjadi komunikasi dua arah. Ketua KPU Cianjur yang menyampaikan kesiapan regulasi dan pertanyaan yang sifatnya pembagian kewenangan jenis-jenis pengadaan barang dan jasa yang diadakan oleh KPU RI, KPU Provinsi, dan di satuan kerja. Selain itu dalam pertemuan tersebut menjadi hal yang urgent terkait masa proses pengadaan barang dan jasa dari mulai pelaksanaan kontrak sampai distribusi ke kabupaten dan/atau kota yaitu selama 55 hari. Hal ini merupakan sesuatu yang sangat baru untuk pengadaan logistik jika dibandingkan dengan waktu pelaksanaan Pilkada sebelumnya mengingat waktu yang sangat singkat, hal tersebut dikarenakan ada dua tahapan penting yang tidak bisa diubah yaitu penetapan pasangan calon dan hari pelaksanaan pemilihan sehingga proses pengadaan logistik ini tidak dapat diganggu gugat. Ketua KPU Cianjur menyampaikan agar proses pengadaan logistik pemilihan serentak, KPU RI melaksanakan singkronisasi antara perencanaan logistik, Perencanaan anggaran, regulasi dan pada saat tataran pelaksanaan. Selain itu berdasarkan tahun ke tahun penyelenggaraan pemilihan khususnya di Cianjur, menghadapi tantangan dan hambatan tersendiri terutama dari pengharmonisan antara regulasi, perencanaan logistic dan pendistribusian. “Khususnya terkait pendistribusian kebutuhan logistic harus diperhatikan dan dijadikan pembelajaran serta perbaikan ke depan” imbuhnya.

COFFEE MORNING: CARA KPU CIANJUR KUATKAN SDM

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai baik ASN, tenaga honorer, maupun tenaga pendukung di jajaran KPU Cianjur bertempat di Aula KPU Cianjur. Coffee Morning dibuka oleh Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah. Dalam sambutan dan pemaparannya mengatakan Coffee Morning merupakan sebuah kegiatan semacam apel pagi yang dikonsep atau didesain santai tanpa mengurangi makna dan pesan dari acara tersebut yang utamanya untuk penguatan sumber daya manusia dalam Satuan Kerja KPU Cianjur. “Penguatan SDM ini dimaksudkan agar setiap permasalahan yang hadir senantiasa diselesaikan bersama sebagai pembelajaran dalam rangka menghadapi tantangan ke depan,” ujar Selly. Bertepatan dengan acara Coffee Morning ini, dilaksanakan juga seremonial penandatanganan kontrak kerja untuk para pegawai tenaga kontrak, tenaga pendukung dan tenaga keamanan sebagai suatu legalitas dan dasar untuk melakukan pekerjaannya, mencakup hak dan kewajiban, serta kepastian hukum. Selanjutnya para komisioner KPU Cianjur lainnya menyampaikan pesan dalam acara tersebut di antaranya Rustiman, Ridwan Abdullah, dan Hilman Wahyudi. Ketiganya berpesan kepada seluruh pegawai agar senantiasa bersikap profesional, mengkomunikasikan seluruh kegiatan dan tindakan yang berkaitan dengan kelembagaan, kerjasama sesuai peran dan fungsi dengan penuh rasa kehati-hatian dan rasa tangung jawab, serta menjadikan momen ini sebagai langkah pembaharuan untuk menjadi lebih baik. Pasca Coffee Morning dan penandatanganan kontrak, Selly menyampaikan harapannya agar semua pegawai baik ASN, tenaga honorer, tenaga pendukung, dan tenaga keamanan dapat bekerja sesuai tupoksi dan menunjukan dedikasi tinggi. “Kita berharap semua dapat berperan sesuai tugas pokok dan fungsi yang sesuai melalui komunikasi dan memperkuat kerja sama tim untuk menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020 mendatang “ tutup Selly.

KPU CIANJUR SAMBANGI SEKOLAH, DONGRAK PARTISIPASI PEMILIH PEMULA DENGAN PENDIDKAN POLITIK

Komisioner KPU Cianjur Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat & Sumber Daya Manusia, Rustiman S.Pdi dalam sambutannya berpesan dan mengingatkan para pemilih khususnya pemilih pemula untuk memanfaatkan momen pemilihan ketua Osis ini sebagai sarana pembelajaran bahwa pentingnya partisipasi pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020 pada 23 September 2020 mendatang. Sebagaimana diketahui ada 8 Kabupaten/Kota di Jawa Barat termasuk Kabupaten cianjur akan melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020. Rustiman S.Pdi mengapresiasi kegiatan pemilihan ketua Osis SMK 1 Pasundan cianjur , sosialisasi pemilu saat ini harus dengan cara-cara yang kreatif dan aplikatif apalagi kepada para pelajar sebagai pemilih pemula. Kegiatan tersebut didesain semirip mungkin jika dilihat dari kelengkapan dan pelaksanaannya diantaranya adanya pasangan calon ketua osis, komisi pemilihan ketua osis, kotak suara, surat suara, pemilih, dan saksi tiap pasangan calon. sosialisasi dengan cara ini diharapkan dapat mengedukasi semua pihak khususnya pelajar sebagai pemilih pemula untuk senantiasa peduli terhadap pelaksanaan demokrasi kedepan.