Sosialisasi

CETAK GENERASI SADAR DEMOKRASI, KPU CIANJUR AJAK CALON PEMILIH PEMULA DI SMPN 2 KARANGTENGAH AMBIL KONTRIBUSI AKTIF DALAM GELARAN PEMILU/PILKADA MENDATANG

CIANJUR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur terus masifkan program Pendidikan Pemilih guna menyasar segmen calon pemilih pemula. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, KPU mengawali rangkaian kegiatan edukasi ini dengan menyambangi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kabupaten Cianjur. Pada Selasa (12/05), SMP Negeri 2 Karangtengah menjadi lokasi pertama pelaksanaan program ini. Berbeda dengan sosialisasi konvensional, pendidikan pemilih kali ini dikemas dalam bentuk simulasi riil guna memperkenalkan tata cara pemungutan dan penghitungan suara menyambut penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada mendatang. Apresiasi dari Pihak Sekolah Kehadiran tim KPU Cianjur disambut hangat oleh keluarga besar SMP Negeri 2 Karangtengah. Kepala Sekolah SMPN 2 Karangtengah, Nunung Lubna, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif KPU yang memilih sekolahnya sebagai lokasi perdana. "Kami menyambut baik kegiatan pendidikan pemilih ini bagi para siswa. Ini adalah bekal berharga bagi mereka untuk memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara sejak dini. Dengan adanya simulasi langsung, para siswa tidak hanya membayangkan teori, tetapi merasakan langsung pengalaman berdemokrasi yang jujur dan transparan," ujar Nunung Lubna dalam sambutannya. Simulasi Proses Pungut Hitung Dalam pelaksanaannya, para siswa dilibatkan langsung untuk mempraktikkan alur di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Simulasi dimulai dari tahap persiapan lokasi dan penyusunan denah TPS, hingga proses inti pemungutan suara. Siswa berbagi peran secara profesional menjadi petugas KPPS, petugas ketertiban, hingga saksi dari pasangan calon. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Cianjur, Fikri Audah NSY, didampingi Kepala Subbagian Sosdiklihparmas dan SDM, Ipan Yuspian Firmansyah beserta jajaran memandu langsung jalannya kegiatan. Sebelum simulasi dimulai, Fikri memberikan materi tentang urgensi peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menentukan arah kepemimpinan melalui hak pilih. "Pendidikan pemilih sejak dini ini bertujuan memberikan pengetahuan komprehensif mengenai teknis penyelenggaraan di TPS. Kami berharap ini dapat menarik minat calon pemilih pemula untuk nantinya tidak hanya hadir di bilik suara, tetapi juga berani berkontribusi aktif menjadi bagian dari penyelenggara pemilu di masa depan," tegas Fikri. Membangun Literasi Politik Berkelanjutan Melalui metode learning by doing, KPU Cianjur berharap dapat menghapus kesan bahwa politik adalah hal yang berat dan membosankan bagi pelajar. Dengan memahami tugas-tugas petugas KPPS dan pentingnya integritas saksi, para siswa diharapkan mampu menjadi agen informasi bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya suksesnya pesta demokrasi. ~HF

Inspirasi demokrasi dari sekolah: KPU Cianjur ajak Siswa SMK Muhammadiyah Cianjur siap jadi pemilih cerdas

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur kembali melaksanakan kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran berdemokrasi di kalangan pelajar. Kegiatan kali ini digelar di SMK Muhammadiyah Cianjur, Senin (10/11). Pelaksana Sekretariat KPU Kabupaten Cianjur, Gina Widya Fuadi, dalam paparannya memperkenalkan KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilihan Umum di Indonesia. Ia mencontohkan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 sebagai bentuk nyata tugas dan tanggung jawab KPU dalam menjamin terselenggaranya proses demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Gina mengajak para siswa untuk mempersiapkan diri sedini mungkin dalam menghadapi gelaran pemilu dan pilkada mendatang. Menurutnya, meskipun waktunya masih cukup lama, penting bagi generasi muda untuk mulai mengenal proses demokrasi sejak dini sebagai upaya membentuk pemilih yang cerdas—yakni pemilih yang tidak hanya menggunakan hak suaranya pada hari pemungutan suara, tetapi juga memahami visi, misi, dan rekam jejak peserta pemilu. Ia juga mendorong para siswa agar aktif berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi di lingkungan sekolah sebagai bekal untuk berperan dalam demokrasi di tingkat nasional. Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Cianjur, Fakhrurrazi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia bersyukur sekolahnya menjadi salah satu lokasi yang ditunjuk oleh Cadisdik Wilayah VI Jawa Barat untuk pelaksanaan program Pendidikan Pemilih Berkelanjutan oleh KPU Cianjur. Fakhrurrazi berharap para siswa dapat mengambil pelajaran berharga dari materi yang disampaikan dan menumbuhkan kesadaran pentingnya berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.

KETUA KPU CIANJUR HADIRI UNDANGAN SEBAGAI NARASUMBER LDKS MTs NURUL BAYAN

Cianjur - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Muchamad Ridwan, menghadiri undangan sebagai narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di MTs Nurul Bayan, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, pada Jum’at (31/10). Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Cianjur menyampaikan materi mengenai pentingnya peran generasi muda dalam membangun budaya demokrasi dan kepemimpinan yang berintegritas sejak dini. Ia juga mengajak para siswa untuk memahami nilai-nilai dasar kepemimpinan, tanggung jawab, serta partisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat sebagai bagian dari karakter warga negara yang baik. Kepala Sekolah MTs Nurul Bayan, Asep Abdul Azis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran KPU Kabupaten Cianjur yang telah memberikan wawasan baru bagi para siswa. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting dalam menumbuhkan karakter kepemimpinan dan kesadaran berdemokrasi di lingkungan sekolah. Kedepannya, kedua pihak berharap dapat terus menjalin kolaborasi dan kegiatan edukatif bersama, tidak hanya dalam bidang pendidikan pemilih, tetapi juga dalam upaya KPU Cianjur mensosialisasikan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang akan datang, sehingga nilai-nilai demokrasi dapat tertanam lebih kuat di kalangan pelajar dan generasi muda Kabupaten Cianjur. ~MFA

Estafet Edukasi Demokrasi, KPU Cianjur Hadir di SMAN 1 Cilaku

Cianjur - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur kembali melaksanakan kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran berdemokrasi di kalangan pelajar. Kegiatan kali ini digelar di SMAN 1 Cilaku pada Senin (27/10). Dalam kesempatan tersebut, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Sosdiklihparmas dan SDM) KPU Kabupaten Cianjur, Fikri Audah NSY, didampingi staf hadir sebagai pembina upacara. Melalui amanatnya, ia memperkenalkan peran KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilihan umum, termasuk tugas, kewenangan, dan tanggung jawabnya dalam menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil. Fikri juga mengingatkan para siswa bahwa mereka kelak akan menjadi pemilih pemula yang memiliki hak untuk menentukan pilihan dalam pemilu dan pilkada mendatang. Karena itu, penting bagi mereka memahami mekanisme pemilu serta nilai-nilai demokrasi yang berlaku di Indonesia. Ia turut mendorong para siswa agar aktif berpartisipasi dalam kegiatan demokrasi di lingkungan sekolah, sebagai bekal berperan dalam demokrasi di tingkat nasional kelak. Selain itu, Fikri membuka peluang kolaborasi antara KPU Cianjur dan pihak sekolah, termasuk organisasi-organisasi kesiswaan di SMAN 1 Cilaku, dalam pelaksanaan kegiatan edukatif dan sosialisasi kepemiluan. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMAN 1 Cilaku, Mila Nurjanah, beserta jajaran guru. Ia menyampaikan apresiasi kepada KPU Cianjur atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai bermanfaat dalam membangun kesadaran demokrasi dan memperluas pemahaman siswa terkait kepemiluan. Pihak sekolah juga menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan KPU Cianjur dalam kegiatan serupa di waktu mendatang. Ke depan, kegiatan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di tingkat SMA/SMK akan terus digalakkan sebagai bentuk komitmen KPU Kabupaten Cianjur untuk mewujudkan masyarakat yang melek sistem politik, memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. ~MFA

KPU Cianjur Perluas Edukasi Demokrasi ke Tingkat SMA, Awali di SMAN 1 Cianjur

Cianjur - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur terus menggencarkan program Pendidikan Pemilih Berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran berdemokrasi di kalangan generasi muda. Pada Jumat (24/10), KPU Cianjur bekerja sama dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat melaksanakan kegiatan tersebut di SMAN 1 Cianjur. Dalam kegiatan ini, KPU Cianjur memperkenalkan peran lembaga penyelenggara Pemilu kepada para siswa serta mengajak mereka memahami pentingnya menggunakan hak pilih dalam setiap proses pemilihan. Hadir dalam kesempatan tersebut Gina Widya Fuadi, pelaksana pada Sekretariat KPU Kabupaten Cianjur, bersama tim, menyampaikan materi seputar kepemiluan serta nilai-nilai demokrasi yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun tingkat lokal lainnya, tidak lupa serta diingatkan bahaya praktik yang merusak demokrasi seperti politik uang dan kampanye hitam. Pihak sekolah menyambut positif kegiatan ini. Ketua MGMP SMAN 1 Cianjur, Mulyana Soleh, menilai program tersebut memberi manfaat besar bagi siswa, khususnya dalam memperluas pemahaman mengenai sistem kepemiluan di Indonesia. Menurutnya, pembelajaran seperti ini dapat membentuk generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan menghargai perbedaan pilihan politik. Antusiasme para siswa pun tampak tinggi. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar proses kepemiluan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan demokrasi tidak hanya relevan, tetapi juga efektif jika ditanamkan sejak di bangku sekolah mendorong lahirnya generasi yang sadar hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara. ~MFA

Membangun Generasi Muda Demokratis: Sosialisasi Kepemiluan oleh KPU di STAI Al-Azhary Cianjur

Cianjur - Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Sosdiklihparmas & SDM) KPU Kabupaten Cianjur, Fikri Audah NSY, menjadi narasumber pada kegiatan Pesantren Ta’aruf Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Kampus STAI Al-Azhary Cianjur, Jumat (19/9/2025). Sebanyak 140 mahasiswa baru dari berbagai program studi mengikuti sesi yang memadukan testimoni alumni dan sosialisasi kepemiluan. Dalam paparannya, Fikri, alumni kampus tersebut, menjelaskan bahwa pengalaman berorganisasi dan atmosfer akademik di perguruan tinggi melatih pola pikir sistematis, kemampuan memecahkan masalah, serta jejaring kolaboratif. “Tiga hal ini adalah bekal yang sangat relevan untuk mendukung kerja-kerja kepemiluan dan memastikan Pemilu/Pemilihan serentak berjalan tertib, inklusif, dan berintegritas,” ujarnya. Fikri kemudian memaparkan garis besar penyelenggaraan demokrasi di Indonesia, dari kerangka tahapan teknis dan hasil Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024 terutama di Kabupaten Cianjur. Ia mendorong mahasiswa baru untuk terlibat aktif di lingkungan kampus baik melalui program kemahasiswaan maupun literasi demokrasi, serta menaruh perhatian pada agenda kepemiluan di daerah. “Mahasiswa memiliki banyak ruang kontribusi, mulai dari berperan sebagai bagian dari penyelenggara di tingkat KPPS/PPS/PPK sesuai ketentuan, hingga menjadi corong informasi kepemiluan yang akurat bagi masyarakat,” kata Fikri. Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, beberapa mahasiswa juga menyampaikan pengalaman mereka yang pernah terlibat saat Pemilu/Pilkada di tingkat TPS dan mengaku bangga dapat berkontribusi langsung. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan pemilih berkelanjutan KPU Kabupaten Cianjur. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, KPU mendorong lahirnya generasi muda yang melek demokrasi, kritis terhadap informasi, serta siap berpartisipasi aktif dalam proses pemilu dan pemilihan di masa mendatang. ~NSY

🔊 Putar Suara