Berita Terkini

Lipat Suara Hari Pertama; KPU Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur mulai melakukan pelipatan kertas suara untuk Pemilihan Serentak 2020, Sabtu (14/11/2020). Sebanyak 300 orang atau relawan dilibatkan dalam kegiatan penyortiran dan pelipatan 1,6 juta lebih surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur. Ketua KPU Kabupaten Cianjur Selly Nurdinah menuturkan, kegiatan tersebut dijadwalkan selama tiga hari ke depan terhitung mulai Sabtu (14/11/2020) hingga Senin (16/11/2020) Selly menambahkan dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 KPU tetap mengedepankan aspek protokol kesehatan. Oleh sebab itu, KPU telah menyediakan APD berupa sarung tangan dan face shield bagi masing-masing petugas. Sebelumnya aula GGM pun telah disterilisasi dengan menggunakan disinfektan, kemudian KPU menyediakan pelayanan cuci tangan serta pengecekan suhu tubuh bagi petugas yang akan memasuki aula. Di hari pertama sortir dan lipat suara ini, KPU juga memberikan pengarahan terlebih dahulu kepada petugas terkait sortir dan lipat suara yang baik. Selanjutnya, Selly berharap agar kegiatan tersebut berjalan lancar, ia juga menghimbau kepada petugas untuk tetap menjaga jarak dan menggunakan masker baik saat melakukan tugas maupun dalam keadaan istirahat di luar ruangan.

RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN PENYUSUNAN DAFTAR PEMILIH PINDAHAN (DPPh) DAN PERBAIKAN TITIK KORDINAT

Komisi pemilihan Umum (KPU) Kab. Cianjur menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Penyusunan Daftar Pemilih Pindahan (DPPh) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020 di Hotel Taman Piknik Ciloto, Jl. Kp, Jl. Parabon No.22, Ciloto, Kecamatan. Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jumat-Sabtu (6-7/8/2020). Kegiatan ini dihadiri seluruh Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Divisi Program Data se-Kab Cianjur, gelaran rakor tersebut beradasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 19 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, bahwa salah satu daftar Pemilih yang harus disusun adalah Daftar Pemilih Pindahan (DPPh) dan disusun juga titik kordinat TPS.  Tujuan diselenggarakannya rakor ini adalah memberikan pemahaman dan pengantar serta arahan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kabupaten Cianjur Divisi Program dan Data yang akan menyusun Daftar Pemilih Pindahan (DPPh) serta perbaikan titik kordinat. Agar pada hari pelaksanaan pemilihan, Pemilih terfasilitasi untuk memilih di tempat lain (bukan domisilinya).

KAWAL HAK SUARA ; KPU CIANJUR LAKUKAN SOSIALISASI BERSAMA KELOMPOK DISABILITAS

Sejumlah Anggota Kelompok Disabilitas dari “Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia” (PPDI) Kabupaten Cianjur, menghadiri Sosialisasi Pemilihan serentak Tahun 2020 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, bertempat di Aula Loka Bina Karya Kab. Cianjur, Rabu (4/11/2020). Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.00 WIB, dengan dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Cianjur Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM), Rustiman sekaligus bertindak sebagai narasumber pada kegiatan sosialisasi ini. Pada kesempatan tersebut Rustiman menyampaikan hal-hal terkait dengan tahapan persiapan dan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020.  Sosialisasi ini digelar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan serentak mendatang. Dengan adanya sosialisasi bagi para penyandang disabilitas, Asep Hermawan,Ketua PPDI Kabupaten Cianjur mengaku sangat antusias untuk mengikuti dan menyukseskan pilkada serentak tahun 2020 dan mengapresiasi KPU Kabupaten Cianjur karena telah bersinergi bersama kaum disabilitas. Asep juga mengatakan bahwa dengan diselenggarakannya kegiatan sosialisasi ini menjadi bukti bahwa keberadaan kelompok disabilitas diakui. Dengan demikian adanya kegiatan sosialisasi ini berharap para penyandang disabilitas bisa mengedukasikan diri kepada masyarakat disabilitas dan anggota keluarganya serta lingkungan terkait dengan pemilihan serentak pada 9 Desember mendatang.

“Si Cepot” Ikut Sosialisasikan Pilkada 2020 Cianjur

Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kabupaten Cianjur menghadiri kegiatan sosialisasi yang dilakukan PPK Bojong Picung. Kegiatan sosialiasasi tersebut berbeda dengan biasanya, pasalnya PPK Bojong Picung menggandeng dalang  Kodrat Taryana untuk mementaskan wayang orang khas sunda yakni “si Cepot.” Pementasan wayang secara virtual  ini dalam rangka sosialisasi menyongsong Pilkada Serentak 2020. “Mengapa kami memilih menggunakan media ini, agar menjadi sebuah inovasi. Terlebih sosialisasi pilkada kali ini harus dilakukan secara virtual, jadi kami mencari bentuk sosialisasi yang unik dan tidak membosankan.” ujar Anggota Divisi Sosparmas Bojong Picung, Anas di sela-sela pentas Wayang “Si Cepot” di Aula Desa Bojong Picung. Rabu, (4/11). Pihaknya juga berharap dengan menggunakan salah satu kesenian tradisional khas sunda itu sebagai sarana sosialisasi, dapat meningkatkan partisipasi pemilih. Pementasan wayang “Si Cepot” yang tersebut mengusung konsep talk show dimana Rustiman selaku Anggota KPU Divisi Sosparmas melakukan dialog bersama “Cepot” terkait tahapan-tahapan yang tengah dilakukan KPU Cianjur. “Semoga melalui media ini  masyarakat sadar akan berdemokrasi, dan nantinya diharapkan mau hadir juga ke TPS untuk memberikan pilihan,” kata Taryana.

KPU CIANJUR IKUTI SIMULASI SIREKAP DI KEDIRI

Sabtu, (31/10) Dalam rangka pelaksanakaan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta penggunaan Aplikasi Sirekap pada Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020, KPU Kab. Cianjur menghadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta penggunaan Aplikasi Sirekap Simulasi Nasional yang dilakukan dengan tetap menggunakan protokol kesehatan pencegahan pengendalian Covid-19. Kegiatan ini bertempat di KPU Kabupaten Kediri Jalan Pamenang yang dihadiri oleh KPU dari daerah lainnya serta turut hadir Ketua KPU RI, Arief Budiman. Tujuan simulasi ini adalah untuk memberikan edukasi dan wawasan terkait pemungutan dan penghitungan serta penggunaan Sirekap yang nantinya akan diterapkan oleh penyelenggara di TPS pada pelaksanaan tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Sebelum pelaksanaan Simulasi ini, Ketua KPU RI, Arief Budiman dalam sambutannya menyampaikan terkait dengan Proses yang perlu diketahui oleh penyelenggara bahkan pemilih mengenai hal baru dan kebijakan yang berbeda dalam proses pemilihan di masa pandemi serta adanya penggunaan aplikasi Sirekap tersebut. Arief menyampaikan bahwa Tujuan penggunaan Sistem Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara (Sirekap) ini agar semakin efektif, akurat, efisien serta ramah lingkungan karena tidak banyak menggunakan kertas dan dalam proses serta tidak banyak menggunakan waktu yang sangat lama. Kemudian, dilakukan proses simulasi secara teknis keseluruhan mulai dari pemungutan dan dilanjutkan dengan Penghitungan Suara serta pengaplikasian Sirekap di TPS.

PENGUMUMAN LHKPN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI CIANJUR

Kamis (29/10/2020). Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPU) Cianjur menggelar agenda penyampaian  pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) empat calon bupati dan wakil bupati Cianjur 2020. Penyampaian LHKPN ini berdasarkan regulasi PKPU No 3 Tahun 2017 yang disampaikan melalui live streaming di kanal youtube KPU Cianjur. Berdasarkan regulasi tersebut penyampaian LHKN dilakukan oleh calo bupati dan wakil bupati melalui KPU kepada publik. Apabila calon berhalangan untuk menyampaiakan LHKN tersebut maka dapat memberikan kuasa kepada KPU. Ketua KPU Cianjur Selly Nurdinah mengatakan, pengumuman harta kekayaan merupakan hasil penelitian dan verifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjadi syarat dokumen yang harus dipenuhi oleh setiap pasangan calon. Berikut daftar total harta kekayaan masing-masing pasangan calon pada pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur 2020. Calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 M.Toha memiliki total harta kekayaan sebanyak 705.000.000 dan Ade Sobari sebanyak 648.000.000 Kemudian paslon nomor urut dua, Oting Zaenal M memiliki total harta kekayaan 7.823.651.917 dan Wawan Setiawan sebanyak 1.812.088.500. Pasangan calon bupati nomor tiga, Herman Suherman memiliki total harta kekayaan Rp5,644.144.971 , wakilnya Tb Mulyana Syahrudin memiliki total harta kekayaan sebesar Rp3,987.595.397. Sementara Pasangan calon bupati nomor urut empat, Lepi Ali Firmansyah memiliki total harta kekayaan Rp756.869.828, wakilnya Gilar Budi Raharja memiliki total harta kekayaan sebesar Rp19,272.190.945.