Berita Terkini

KEMBALI LANJUTKAN PILKADA, KPU KAB. CIANJUR SEGERA GELAR BIMTEK

Divisi Teknis dan Hupmas KPU Kab. Cianjur  menggelar  Bimbingan Teknis Verifikasi Faktual dan Rekapitulasi Syarat Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2020 di Hotel Grand Bydiel Cianjur pada Kamis-Jumat, (18-19/06).

Tidak seperti kegiatan bimtek pada umumnya, kegiatan bimtek tersebut digelar dengan mengedepankan himbauan pemerintah dengan tetap menajalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19, yakni dengan membagi peserta kegiatan menjadi 2 gelombang . Pada Kamis (18/6) kegiatan bimtek diikuti oleh Divisi Tekmas PPK dari wilayah Selatan sementara pada Jumat (19/6) diikuti oleh anggota PPK Divisi Tekmas dari wilayah Utara.

Dalam sambutannya, Selly Nurdinah mengajak anggota PPK untuk menjaga kesehatan, karena Indonesia sedang menghadapi bahaya penyebaran covid-19.

“Prinsip penyelenggaraan mengutamakan kesehatan dan keamanan bagi masyarakat. Kegiatan yang sifatnya tatap muka dan menimbulkan kontak fisik, seperti mengumpulkan orang dengan jumlah tertentu, kegiatan yang bersifat penyampain berkas, salah satunya penyampaian berkas syarat dukungan dari PPK kepada PPS dan kegiatan rapat pleno PPS maupun PPK. Oleh sebab itu, maka protokol kesehatan perlu diperhatikan. Adapun protokol kesehatan yang perlu diterapkan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berjabat tangan maupun mencuci tangan dengan sabun.” Tuturnya.

Sementara itu Himan Wahyudi, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan menyebutkan verifikasi faktual dan pemutakhiran data pemilih ini merupakan salah satu tahapan besar yang menjadi lanjutan dari verifikasi administrasi. Oleh sebab itu, tahapan ini perlu dilakukan dengan baik dan cermat.

Menurutnya pula, para penyelenggara serta masyarakat harus bisa memahami bahwa setelah tahapan tersebut dilakukan belum dipastikan bahwa bapaslon tersebut menjadi paslon selama belum disahkan oleh aturan yang diberlakukan oleh KPU.

“Adapun baligo-baligo yang sudah terpasang di luaran hanya merupakan sosialisasi dini. Karena sampai saat ini pun tahapan penyelenggaraan pilkada ini baru sampai pada tahap verifikasi faktual bapaslon perseorangan.” Jelas Hilman.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 70 kali