Berita Terkini

DUKUNG PILKADA 2020; MENKES GELAR SOSIALISASI DUKUNGAN KESEHATAN

Dalam  pelaksanaan pemilihan serentak 2020  di tengah situasi pandemi, banyak aspek perlu diperhatikan, mulai dari netralitas aparatur sipil negara (ASN) hingga pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik mengatakan, momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 menjadi sebuah orkestrasi yang kuat untuk menggalang kekuatan pemerintah pusat, pemerintah daerah agar bersama-sama melawan pandemi Covid-19.

“Dalam perspektif kami Pilkada ini menjadi sebuah orkestrasi yang kuat untuk menggalang pemerintah pusat, pemerintah daerah ataupun Kabupaten/Kota untuk bersama-sama melawan pandemi Covid-19, tetapi dengan protokol kesehatan,” ujar Akmal.

Pandemi Covid-19, kata Akmal, bukan hanya persoalan kesehatan semata, tetapi juga menimbulkan persoalan  lainnya, seperti masalah sosial dan ekonomi. Itulah  kenapa Kemendagri mendorong semua pihak mengusung tema tunggal selama masa kampanye, yakni bagaimana peran kepala daerah dalam menangani Covid-19 dan dampak sosial-ekonominya.

“Semua paslon dapat menjadi influencer bagi masyarakat  dalam menegakkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Dalam kondisi pandemi para paslon perlu menyampaikan apa yang akan mereka lakukan untuk mengatasi persoalan ini. Mereka mesti memaparkan tentang bagaimana cara membawa masyarakat keluar dari persoalan pandemi ini beserta dampak sosial-ekonominya ini. Selain itu, penyelenggara juga diharapkan dapat mendorong paslon maupun tim sukses untuk mematuhi protokol kesehatan.

Dalam webinar tersebut juga dibahas terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam tahapan  pilkada. Penyediaan fasilitas sarana bagi pencegahan covid-19 akan diberikan oleh pemerintah.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 65 kali