RANGKAIAN PENDIDIKAN PEMILIH BERKELANJUTAN, KPU CIANJUR GELAR SIMULASI PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA DI SMP NEGERI 3 KARANGTENGAH
Cianjur - KPU Kabupaten Cianjur terus memperluas jangkauan Pendidikan Pemilih bagi segmen calon pemilih pemula. Setelah sukses membuka rangkaian kegiatan sebelumnya, Hari ini, Selasa (19/05) KPU Cianjur kini menyambangi SMP Negeri 3 Karangtengah sebagai sekolah kedua dalam program kolaboratif bersama Disdikpora Kabupaten Cianjur ini.
Masih mengusung metode yang interaktif, kegiatan ini dikemas dalam bentuk simulasi tata cara pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Langkah ini diambil untuk memberikan pemahaman kepemiluan sejak dini kepada para siswa guna menyongsong Pemilu maupun Pilkada di masa mendatang.
Kedatangan Tim KPU Kabupaten Cianjur diterima dengan antusiasme tinggi oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SMPN 3 Karangtengah, Hj. Ade Supartini, menyatakan dukungannya secara penuh dan menyambut baik edukasi demokrasi yang diberikan langsung oleh KPU Cianjur.
"Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran KPU Cianjur di sekolah kami. Kegiatan pendidikan pemilih ini menjadi momentum berharga bagi anak-anak untuk belajar berdemokrasi secara nyata. Menanamkan nilai-nilai kepemiluan sejak tingkat SMP akan membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab dan paham hukum ketika mereka telah memiliki hak pilih nanti," ungkap Hj. Ade Supartini.
Pelaksanaan kegiatan di lokasi kedua ini dipandu langsung oleh Anggota KPU Kabupaten Cianjur yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Misbahudin. Sebelum para siswa memulai simulasi, Misbahudin memberikan pembekalan dasar mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan dan integritas dalam proses pemilu.
Dalam simulasinya, para siswa SMPN 3 Karangtengah secara bergantian mempraktikkan seluruh alur teknis di TPS. Mulai dari merancang tata letak denah TPS, bertugas sebagai kelompok KPPS, menjaga keamanan sebagai petugas ketertiban, hingga menjadi saksi pasangan calon yang mengawasi jalannya penghitungan suara.
"Melalui simulasi ini, kami ingin adik-adik siswa memahami bahwa setiap tahapan di TPS diatur oleh regulasi yang ketat demi menjaga kemurnian suara rakyat. Kami berharap edukasi ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran pemilih yang cerdas, tetapi juga memotivasi mereka untuk ikut mengawasi dan bahkan menjadi bagian dari penyelenggara pemilu yang berintegritas di masa depan," jelas Misbahudin di sela-sela kegiatan.
KPU Cianjur berharap pengalaman yang dirasakan oleh para siswa SMPN 3 Karangtengah ini dapat menghapus stigma bahwa tata cara pemilu adalah hal yang rumit. Dengan keterlibatan langsung, para siswa diharapkan mampu menyerap esensi dari nilai jujur dan adil dalam berdemokrasi.
Rangkaian program Pendidikan Pemilih hasil sinergi KPU Cianjur dan Disdikpora ini dipastikan akan terus bergulir ke sekolah-sekolah menengah lainnya di wilayah Kabupaten Cianjur secara bertahap.~HF